GATAL DI KAKI DAN MENGATASINYA


Musim penghujan telah tiba. Genangan air dimana-mana membuat jalan selalu basah. Hal ini membuat kita sulit untuk beraktifitas tanpa membuat kaki kita basah. Inilah yang dapat membuat jamur tumbuh di kulit terutama pada kaki yang basah.
Jamur adalah mikroosganisme yang bersifat parasit atau tumbuh di inangnya. Jamur selain dapat tumbuh pada benda-benda mati juga dapat tumbuh pads kulit manusia. Itu disebabkan oleh kulit manusia yang lembab dan sangat kondusif untuk perkembangan jamur. Tumbuhnya jamur pada kulit disebut dengan tinea. Tinea ada bermacam-macam tergantung dari tempat atau area yang ditumbuhi jamur. Misalnya jamur di kepala disebut tinea kapitis dan jamur di kaki atau celah-celah jari kaki disebut tinea pedis.
Tinea pedis dapat terjadi karena bagian celah jari kaki yang sangat mudah untuk berkeringan sehingga area tersebut rentan sekali untuk ditumbuhi jamur. Area yang terinfeksi jamur ini akan terasa gatal bahkan terasa panas seperti terbakar. Lantas bagaimana cara menanganinya?

Menjaga kaki agar selalu kering

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebelum adanya pertumbuhan jamur lebih baik kita cegah terlebih dahulu dengan kebiasaan mencuci kaki setelah beraktifitas di luar rumah. Jangan gunakan sendal saat beraktifitas di luar rumah. Setelah dicuci jangan lupa dikeringkan ya agar jamurnya gak tumbuh.

Menggunakan kaus kaki yang menyerap keringat

Aktifitas kita sehari-hari menyebabkan keringat keluar terutama pada bagian kaki. Untuk mengatasinya gunakanlah kaus kaki yang menyerap keringat agar kaki tetap kering sehingga mencegah tumbuhnya jamur.

Gunakan salep anti jamur

Jika kita sudah terlanjur terinfeksi sebaiknya jaga kebersihan kaki karena luka akibat infeksi jamur dapat menjadi celah masuknya bakteri. Jaga kondisi kaki tetap kering dan oleskan salep anti jamur setiap habis mandi. Jika keluhan tidak berkurang segeralah konsultasi ke dokter.
Semoga bermanfaat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama