KENAPA TAKUT INFUS

Hallo sobat ceritasehat.online, apa kabar semoga selalu sehat karena sehat itu mudah dan sakit itu mahal. 😆 Hari ini kita akan bahas tentang apa sih infus itu. Pastinya teman-teman sudah tau ya infus itu seram dan menyakitkan. Eitss... jangan parno dulu, mari kita bahas apa itu infus dan apa sih tujuan diinfus...
Dalam istilah medis ada beberapa cara pemberian obat dan nutrisi yaitu melalui mulut (oral), melalui lubang dubur (supp), bawah lidah (sublingual) maupun dari pembuluh darah (parenteral) atau yang biasa disebut infus. 
Cairan infus sangat banyak jenis dan mereknya tergantung apa yang sedang dibutuhkan oleh pasien. Untuk kondisi yang tidak terlalu berat biasanya dokter menyarankan untuk memberikan infua cairan biasa atau elektrolit untuk tetap menjaga cairan tubuh kita selama sakit. Tetapi untuk kasus yang berat biasanya digunakan cairan khusus tergantung jenis kasusnya misalnya pada kasus pasien dengan kekurangan gula darah akan diberikan infus yang mengandung gula.
Tujuan lain pemasangan infus adalah untuk jalur pemberian obat. Pada jaman dahulu pemberian obat banyak dilakukan dengan menyuntikkan melalui otot, kebayang kan sakitnya jika obat yang diberikan lebih dari satu akan disuntik beberapa kali. Namun sekarang lebih mudah, obat akan diberikan melaui selang infus yang sudah dipasang.

Kemudian bagaimana infus itu dipasang?
Mungkin teman-teman sudah pernah melihat langsung proses pemasangan infus yang dilakukan tenaga kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit. Sebenarnya yang ditusuk itu apa sih. Jarum infus (intravenus cath) sebenarnya bukanlah seperti jarum suntikan. Jarum pada pada infus digunakan hanya untuk membuka akses agar infus yang sesungguhnya yaitu berbahan seperti plastik lentur masuk ke dalam pembuluh darah. Jika infus sudah terpasang dengan benar maka jarum yang tajam tadi akan dicabut.
pembuluh darah yang ditusuk adalah pembuluh darah balik atau vena yanh tekanannya tidak terlalu kuat. Jadi teman-teman tidak perlu takut akan terjadi perdarahan.
Pada kondisi tertentu pemasangan infus akan sulit dilakukan. Misalnya pada kondisi pasien dengan dehidrasi atau kehilangan banyak darah contohnya pada kasus diare atau muntah-muntah. Pembuluh darah akan menciut karena volume darah dalam tubuh berkurang sehingga menyebabkan pembuluh darah mengalami penyempitan untuk menjaga agar tekanan darah tetap dalam kondisi stabil. Sebaiknya jika teman-teman mengalami diare atau muntah-muntah, perbanyaklah minum air putih dan jika masih berlanjut segerakah berobat ke dokter untuk penangan lebih lanjut. 
Ada juga keadaan dimana pembulih darah yang mudah pecah atau rusak. Pembuluh darah akan tampak melebar dan biasanya disertai bengkak dan rasa sakit. Tetapi jangan khawatir, kondisi ini akan pulih setelah beberapa hari.
Semoga bermanfaat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama